Social Icons

Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sport. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Februari 2014

Performa Kian Sip, Milan Enggan Jemawa

Getty Images/Marco Luzzani
Milan - AC Milan kian menunjukkan peningkatan performa pasca ditangani Clarence Seedorf. Meski kian dekat ke papan atas, Rossoneri enggan cepat berpuas diri dan fokus terus menangi setiap laga.

Sebelum ditangani Seedorf, Milan berada di papan bawah dan menjalani awal musim yang tak diinginkan setiap fans-nya, yang mana berujung pemecatan Massimiliano Allgri. Penunjukkan Seedorf sebagai pelatih baru pun bukan tanpa pro-kontra mengingat ia belum punya pengalaman sama sekali melatih sebuah klub.

Tapi perlahan-lahan Seedorf memperlihatkan bahwa pilihan klub padanya tidak salah. Meski sudah tersingkir dari Coppa Italia dan kalah 0-1 dari Atletico Madrid di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Milan menunjukkan performa menanjak di Serie A.

Opta melansir sejak Seedorf melatih Riccardo Montolivo dkk. Milan adalah tim kedua dengan perolehan poin terbanyak di enam laga terakhir dengan 13 poin, satu poin di bawah Juventus.

Meski masih ada di urutan kesembilan, Il Diavolo Rosso hanya berjarak lima poin dari Inter Milan di posisi kelima yang merupakan posisi terakhir zona Liga Europa serta 15 angka dari Napoli di posisi ketiga, alias spot terakhir ke Liga Champions.

Dua laga terakhir di Italia dilalui dengan poin penuh dan tanpa kebobolan sekalipun, yakni menang 1-0 atas Bologna dan 2-0 atas Sampdoria. Para penggawa baru seperti Adil Rami, Keisuke Honda, dan Adel Taarabt mulai unjuk gigi.

Performa saat ini pun mengingatkan Milan ke musim lalu, di mana Milan bangkit di paruh kedua musim dan akhirnya finis tiga besar setelah start buruk. Namun juara 18 kali Liga Italia itu tak mau jemawa dan memilih untuk tetap tenang menatap laga demi laga.

"Kami sangat tenang saat ini," ujar wakil presiden Milan, Adriano Galliani, kepada Gazzetta dello Sport mengenai performa Milan saat ini.

"Kami melalui paruh kedua musim dengan penampilan bagus, sejauh ini kami mendapatkan 13 poin dari enam laga, akhirnya kami kembali ke rataan poin kami yang seharusnya," sambungnya.

"Dan saya melihat Milan yang oke saat melawan Sampdoria," demikian dia.
readmore...

Rosicky Ingin Juara Bersama Arsenal

Arsenal FC via Getty Images/David Price
London - Tomas Rosicky belum kembali merasakan gelar juara sejak memperkuat Arsenal. Dia pun berhasrat untuk menyandang gelar kampiun bersama tim asal London Utara itu.

Sudah lebih dari tujuh musim Rosicky memperkuat Arsenal. Seiring dengan puasa gelar yang di alami The Gunners, dia pun juga sudah lama tak mengangkat piala.

Sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Rosicky sudah empat kali menyandang status juara liga. Tiga kali dia catatkan bersama Sparta Praha, satu lainnya dirasakannya saat membawa Borussia Dortmund menjadi juara Bundesliga di musim 2001/2002.

Arsenal sedang berada di posisi yang cukup bagus untuk memenangi Liga Inggris musim ini. Mereka berada di posisi runner-up dengan raihan 59 poin, cuma berjarak satu angka dari Chelsea yang ada di posisi pertama klasemen.

Rosicky pun masih menyimpan asa untuk mewujudkan mimpinya menjadi juara bersama tim 'Gudang Peluru' musim ini.

"Saya memenangi tiga gelar juara di Republik Ceko sebelum saya hengkang (dari Sparta Praha), saya memenangi Bundesliga bersama Dortmund, dan saya masih percaya bisa melakukan hal yang sama di sini," kata Rosicky di majalah resmi Arsenal yang dilansir oleh Sky Sport.

"Saya tak akan bertahan di sini jika tak mempunyai keyakinan. Ide untuk memenango (Premier) League dan Liga Champions sangat mendorong saya, saya menyukai itu," imbuhnya.
readmore...

Kembali Protes Wasit, Mazzarri Sebut Inter Kehilangan Delapan Poin

Getty Images/Claudio Villa
Milan - Pelatih Inter Milan Walter Mazzarri kembali mengungkapkan kekecewaannya kepada korps wasit. Mazzarri bahkan menyebut Inter kehilangan delapan poin pada musim ini karena faktor wasit.

Mazzarri memang beberapa kali mengkritik wasit yang dia anggap merugikan timnya. Pria 52 tahun itu melakukannya lagi seusai Inter diimbangi Cagliari 1-1 di Giuseppe Meazza, Minggu (23/2/2014).

Mazzarri merasa timnya pantas mendapatkan penalti pada laga itu menyusul pelanggaran terhadap Mauro Icardi.

"Saya tak bicara soal wasit. Itu sangat jelas, bagaimana bisa saya bilang itu bukan penalti?" keluh Mazzarri kemarin.

"Saya bosan terus diam, tapi saya harus," kata dia.

Dalam sebuah acara peluncuran buku pada Senin (24/2/2014), Mazzarri kembali menunjukkan kekecewaannya kepada wasit.

"Kami kesulitan pada babak pertama, sebagian karena performa Cagliari. Tapi, kami melakukan yang terbaik pada babak kedua," ucap Mazzarri kepada Sky Sport Italia.

"Sayangnya semua berjalan salah untuk kami dan ini bukan pertama kalinya. Saya akan bilang kami kehilangan tujuh atau delapan poin," katanya.

Mazzarri kemudian ditanya apakah ucapannya di atas mengacu pada kesalahan-kesalahan wasit. Tapi, mantan pelatih Napoli ini tak mau menjawab secara tegas.

"Saya sudah mengatakannya kemarin. Kami tidak beruntung. Jangan buat saya mengatakan apa-apa lagi," ujar dia.

Inter saat ini menghuni peringkat kelima di klasemen sementara Serie A. Mereka mengumpulkan 40 poin dari 25 pertandingan.
readmore...

Ingin Modif Motor Tua? Siapkan Kocek Minimal Rp 8 Juta


Jakarta -Memodifikasi motor klasik memang harus menyiapkan dana yang tidak sedikit. Bahkan terkadang untuk bisa memodifikasi motor menjadi motor tua, membutuhkan dana yang lebih besar dibandingkan mengubahnya menjadi motor sport.

Menurut bos bengkel motor klasik Latip Motor, Suyadi, untuk bisa memodifikasi motor tua minimal bisa menghabiskan dana hingga Rp 8 juta.

"Untuk modifikasi motor menjadi motor klasik diperkirakan minimal Rp 8 juta, atau mencapai tak terhingga untuk motor tua yang ingin menggunakan sparepart orisinil," ujar Suyadi saat ditemui di bengkelnya di Jalan Raya Bogor, KM 26,5 Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur.

Hal ini wajar saja mengingat sudah bisa dipastikan akan banyak yang harus diubah dirinya.

"Dan yang perlu diingat modifikasi motor menjadi motor klasik itu membutuhkan waktu yang tidak sebentar, paling lama 2 bulan jika membangunnya dari nol hingga finishing," ujarnya.

Suyadi mengatakan dirinya sanggup mengubah seluruh tampilan, agar menjadi sebuah motor klasik.

"Asal ada waktu itu akan mudah (modifikasi menjadi motor klasik), tapi kalau minta terburu-buru ya tidak bisa," ujarnya. "Saya sering diminta untuk membangun spakbor dan tutup aki sesuai dengan tampilan motor klasik yang dipilih. Bahkan banyak orang bengkel yang memintanya," tambahnya.

Dirinya juga membocorkan harga modifikasi motor klasik agar sesuai dengan tampilan aslinya.

"Misalnya modifikasi pada bagian tangki, Saya menggunakan pelat galvanis 0.8 dan itu akan saya beri harga Rp 750, buat rangka baru saya menggunakan pipa besi 3 mili (meski tergantung dengan desain yang disajikan). Misalnya pada rangka cooper, itu saya kasih harga Rp 2,5 juta, buat arm itu bisa mencapai Rp 500 ribu, shockbreaker springer bisa mencapai Rp 2,5 juta. Pokoknya untuk bisa membangun motor klasik minimal Rp 8 juta," ujarnya.

Akan tetapi Suyadi juga mengakui ada beberapa part yang tidak bisa dirinya buat.

"Yang tidak bisa dibuat atau dimodifikasi itu seperti lampu head, lampu sein, stop lamp, namun jangan khawatir replikanya masih akan banyak ditemukan," tutupnya.
readmore...

Bugatti Veyron Bukan Lagi Mobil Tercepat di Dunia?



Belum lama ini, seperti dilansir laman Topgear, Selasa (25/2/2014) Hennessey Venom berhasil melakukan pengujian untuk mendapatkan gelar sebagai mobil tercepat di dunia.

Hasilnya tercatat kalau Hennessey Venom memang lebih unggul ketimbang Bugatti Veyron Super Sport. Hennessey Venom berhasil mencapai 435,31 km/jam atau 270,49 mil, sedangkan rekor yang dicatat Veyron pada Juli 2010 adalah 430,98 km/jam (267,8 mil per jam).

Pengujian Hennessey Venom dilakukan di NASA Kennedy Space Center di Florida. Bahkan hasil itu disebut sebagai kecepatan tertinggi yang pernah dicatat oleh mobil yang diproduksi.

Berbeda dengan Bugatti Veyron yang secara resmi rekornya di daftarkan ke Guinness World Record sedangkan Hennessey Venom dan krunya tidak mendaftarkan prestasi itu.

Kenapa? Karena Hennessey Venom tidak bisa memenuhi persyaratan yang ditetapkan Guinnes World Record. Syarat itu salah satunya masalah produksi karena rekor dunia mengharuskan mobil tersebut harus diproduksi minimal sebanyak 30 unit.

Kabarnya, Hennessey Venom hanya diproduksi sebanyak 29 unit saja. Nah, kalau sudah begitu siapa jadinya yang memegang predikat sebagai mobil tercepat di dunia saat ini?

Untuk diketahui, Hennessey Venom ini menggendong mesin berkapasitas 7.0-liter twin-turbo V8 yang mampu mengembangkan tenaga hingga 1.244 hp.
readmore...

Akhir Pekan Ini Kawasaki Luncurkan Z1000?


Jakarta -Setelah meluncurkan Ninja RR Mono, kini PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) akan kembali menggebrak pasar sepeda motor nasional dengan meluncurkan produk terbarunya. Kabarnya motor itu bergenre big bike.
Dalam undangan peluncuran yang diterima detikOto, KMI akan meluncurkan motor sport terbarunya pada Jumat (28/2/2014) dan akan dilakukan di salah satu tempat di Jakarta.

Lalu motor apa yang akan diluncurkan akhir pekan mendatang? Assistant General Manager Marketing Division KMI Yusuke Shimada mengatakan pihaknya tidak bisa membocorkan motor apa yang akan diluncurkan nanti.

"Tunggu saja, saya tidak bisa berbicara panjang lebar untuk motor baru nanti," ujar Shimada San saat dihubungi detikOto, Selasa (25/2/2014).

Dari undangan yang dikirimkan Kawasaki ada 1 teaser motor Kawasaki yang dibuat samar-samar. Mencoba berspekulasi, dari teaser tersebut terlihat mirip dengan Kawasaki Z1000 yang belum lama ini diluncurkan di ajang EICMA 2013.

Saat dikonfirmasi, Deputy Departement Head Sales & Promotion Departement KMI, Dewi Septianti juga enggan membocorkan informasinya. Ia mengatakan belum bisa dipastikan yang jelas itu sangat spesial.

"Rahasia dong, rugi kalau gak datang kali ini, ada yang spesial soalnya," elaknya sambil tersenyum.
readmore...

Menjadi Pele, Menciptakan Pele

http://images.detik.com/content/2014/02/24/328/isatchelsea460.jpg
Jakarta - Demi memperkaya layanan kontennya, Indosat kembali menggaet klub sepakbola populer. Setelah Barcelona, kali ini yang digandeng Indosat adalah Chelsea.

Kontrak kerjasama Indosat dan Chelsea ini pun telah ditandatangani, termasuk dengan Orange TV dan MoFutbol untuk layanan VAS Content.

Penandatanganan kontrak kerjasama dilakukan oleh Alexander Rusli - President Director & CEO Indosat, Ron Gourlay - Chief Executive Chelsea FC, Supeno Lembang (Komisaris PT.Mega Media Indonesia) dan Minhaz Lokhandwala – Chief Executive Officer of Novosol.

Kerjasama ini sekaligus mengukuhkan Indosat sebagai Exclusive Official Telecom Partner for Chelsea in Indonesia, termasuk memberikan Indosat hak menghadirkan layanan live streaming pertandingan Barclays Premier League di telepon seluler.

President Director & CEO Indosat, Alexander Rusli mengatakan, kerjasama Indosat dengan Chelsea FC, Orange TV dan MoFutbol ini merupakan yang pertama di Indonesia.

"Kerjasama yang kami lakukan ini tidak hanya sebatas layanan VAS Content, namun juga keseluruhan aset termasuk branding dan aspek-aspek strategis lainnya. Ke depannya akan lebih banyak lagi program-program yang akan dilakukan Indosat bersama Chelsea FC, Orange TV dan MoFutbol," kata Alex, dalam keterangannya, Senin (24/2/2014).

Pelanggan dapat mengakses layanan konten sepakbola melalui Layanan VAS Hiper Bola. Layanan ini menyediakan berbagai layanan seperti wallpaper, iRing, informasi terakhir pemain, klub sepakbola, pertandingan terkini, dan berbagai konten menarik tentang Chelsea FC, Barca, Persib dan Arema.

Indosat juga akan menghadirkan live streaming pertandingan di BPL dan liga pertandingan yang lain. Layanan ini juga menyediakan foto dan cerita video dalam bahasa Indonesia tentang informasi seluruh liga di dunia, termasuk update tentang Liga Super Indonesia (Indonesian Super League) apabila pelanggan mengakses ke MoFutbol.
readmore...

Umuh Berharap PT Liga Indonesia Berikan Keputusan Terbaik

Umuh berharap PT Liga Indonesia melakukan jadwal ulang laga Maung Bandung lawan Persija © persib.co.id/Arif Rahman
Manajer PERSIB Umuh Muchtar berharap PT Liga Indonesia dapat mengeluarkan keputusan sebaik mungkin dan dapat menjadwal ulang pertandingan PERSIB menghadapi Persija Jakarta. Terkait jadwal ulang sendiri Umuh menyerahkan kepada pihak PT Liga.
"Pemain kita ada yang dipinjam dulu ke Timnas Indonesia. Mungkin setelah jadwal Timnas nanti akan diatur atau sebelum pertandingan Timnas juga lebih cepat lebih baik," ujar Umuh di Bober Cafe, Senin (24/2).
Umuh lebih lanjut mengatakan, bila pertandingan Maung Bandung melawan Macan Kemayoran digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dirinya yakin Bobotoh tidak akan melakukan tindakan yang berpotensi ricuh.
Menurut Umuh, Bobotoh saat ini sudah dapat bersikap dewasa dan dapat menerima apapun hasil pertandingan dengan lapang dada.
"Tidak mungkin menyerang pemain dari Jakarta, mereka kan tidak bersalah dengan pemain. Mudah-mudahan semua akan lebih baik lagi ke depannya," katanya. ***
readmore...

Atep Sambut Baik Kerja Sama PERSIB dengan OCTAFX

Atep saat menghadiri penandatanganan kerja sama PERSIB dengan OCTAFX © persib.co.id/Jatnika Sadili
Hadirnya OCTAFX sebagai sponsor baru di dalam skuat PERSIB disambut positif oleh gelandangMaung Bandung, Atep. Menurut Atep, OCTAFX, menjadi suatu kehormatan bagi PERSIB telah dipercaya oleh perusahaan yang berasal dari luar negeri.
"Tentu ini suatu kepercayaan yang sangat luar biasa dari suatu produk. Ini bukan produk yang ada di dalam negeri di Indonesia tapi ini produk yang ada di luar," kata Atep.
Pemain PERSIB asal Cianjur ini juga menuturkan, dirinya sangat berharap kerja sama dengan OCTAFX ini tidak terjalin di musim ini saja tetapi dapat berlanjut pada kompetisi selanjutnya.
Selain itu, ia menambahkan, kerja sama ini diharapkan dapat mendorong motivasi pemain untuk dapat membawa Pangeran Biru berprestasi di Indonesia Super League (ISL) 2014.
"Saya berharap ke depan kerja sama ini bisa terus berlanjut tidak hanya setahun. Untuk PERSIB sendiri bisa memberikan prestasi yang lebih tinggi lagi. Buat Bobotoh, masyarakat dan tentunya buat para sponsor," ujarnya. ***
readmore...

PERSIB Tunggu Hasil Keputusan PT Liga Indonesia

PERSIB tunggu hasil keputusan PT Liga Indonesia terkait jadwal lawan Persija © persib.co.id
Komisaris PT PERSIB Bandung Bermartabat (PBB) Kuswara S. Taryono menegaskan PERSIBbelum dapat berkomentar tentang batalnya laga menghadapi Persija Jakarta, di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Sabtu (22/2).
Pihaknya masih akan menunggu keputusan PT Liga Indonesia dan belum dapat berkomentar tentang wacana yang berkembang tentang status WO bagi tim asal Bandung ini.
"Pada dasarnya keputusan Liga sudah jelas. Kita akan menunggu sampai 7 Maret nanti. Panpel sudah menyiapkan segala sesuatunya. kami berharap Liga menentukan yang terbaik," jelas Kuswara di Graha PERSIB, Senin (24/2).
Kuswara menjelaskan, pihaknya tidak mau berandai-andai tentang keputusan yang akan diberikan PT Liga Indonesia. "Kita tidak mau berandai-andai. Kita tetap akan menunggu sesuai surat yang diberikan PT Liga Indonesia," tegasnya. ***
readmore...

firman tidak sabar melawan arab saudi

Laga lawan Arab Saudi jadi ajang reuni bagi Firman bersama Timnas Indonesia © persib.co.id/Arif Rahman
Timnas Indonesia akan menghadapi pertandingan terakhir kualifikasi Grup C Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi di Fahad Stadium Damman, 5 Maret mendatang. Firman Utina menilai, meski pertandingan tidak berpengaruh terhadap posisi Indonesia di Grup C, Ia jadikan laga itu sebagai laga reuni penuh tantangan.
"Tahun 2010 hasil pertandingan dulu hanya sampai pada final. Aku ingin laga nanti lawan Arab menjadi pembuktian beberapa pemain yang dulu pernah bermain saat 2010. Kita akan bermain maksimal," kata Firman, Selasa (25/2).
Pemain yang pernah menjabat kapten Timnas ini menilai, selain laga reuni, pertandingan itu menjadi pertandingan penuh motivasi dengan  bergabungnya pemain muda seperti Alfin Tuassalamony dan Manahati Lestusen.
Ia pun berharap, penampilannya bersama pemain timnas usai absen dua tahun itu menjadi suguhan menarik bagi pecinta sepak bola khususnya para suporter Timnas.
"Kita ingin memberikan yang terbaik bagi Indonesia. Aku ingin, pertandingan nanti dapat menghibur semua," harapnya. ***
readmore...

Jika Mourinho Meminta, Drogba Mau Balik ke Chelsea

Stu Forster/Getty Images
Istanbul - Pertemuan Chelsea dengan Galatasaray akan menjadi ajang reuni Didier Drogba. Dengan kontrak yang akan habis dalam waktu dekat, striker Pantai Gading itu mungkin saja balik ke Stamford Bridge, kalau diminta Jose Mourinho.

Memperkuat Chelsea dalam kurun 2004 sampai 2012, Drogba menjadi salah satu striker terbaik yang pernah dipunya Chelsea sepanjang sejarah klub London tersebut.

Total 157 gol dibuat Drogba selama berseragam The Blues, termasuk yang terakhir berupa eksekusi penalti yang memastikan Chelsea jadi juara Liga Champions di musim 2011/2012. Soal trofi, ada 12 gelar juara berhasil dipersembahkan eks Marseille itu.

Kamis (27/2/2014) dinihari lusa, Drogba untuk kali pertama akan berhadapan dengan Chelsea. Laga di babak 16 besar Liga Champions itu sekaligus menjadi ajang reuni dirinya dengan Jose Mourinho dan beberapa mantan rekannya seperti Frank Lampard, John Terry dan Petr Cech.

Delapan tahun kebersamaan dengan Chelsea membuat laga tersebut punya nilai emosional buat Drogba. Dalam wawancara yang dilakukan dengan Daily Mail, dia malah membuka kesempatan untuk kembali ke Premier League dan berseragam Chelsea.

"Jika, saya tegaskan lagi jika, ada peluang hal tersebut terjadi, itu hanya akan terjadi dengan satu klub," sahut Drogba.

"Kontrak saya habis di musim panas ini dan saya akan memikirkan solusi apa yang terbaik untuk saya nantinya. Tapi saya sudah menjalani periode yang hebat bersama Chelsea dan jika Jose berkata, "Didier, aku mau kamu kembali", saya akan memikirkan hal tersebut," lanjut dia Meski sudah berusia 36 tahun, peluang Drogba kembali ke Chelsea dianggap terbuka. Dasarnya adalah pernyataan Mourinho soal ketidakpuasannyaterhadap penyerang tengah yang dia punya saat ini.
readmore...

Montella Minta Fiorentina Lebih Pintar Kontrol Emosi

Getty Images/Marco Luzzani
Parma - Vincenzo Montella menganggap hasil seri yang diperoleh Fiorentina di kandang Parma sebagai sesuatu yang adil. Melihat dua pemainnya dikartu merah, Montella juga meminta La Viola lebih pandai mengontrol emosi.

Fiorentina dua kali tertinggal pada pertandingan di Ennio Tardini, Selasa (25/2/2014) dinihari WIB. Tapi, mereka mampu dua kali menyamakan kedudukan dan memaksakan hasil imbang 2-2.

Dua gol Parma diciptakan oleh Antonio Cassano dan Amauri, sementara Fiorentina membalas lewat Juan Cuadrado dan Matias Fernandez.

Pertandingan ini juga diwarnai keluarnya tiga kartu merah, yakni untuk Modibo Diakite (Fiorentina), Borja Valero (Fiorentina), dan Gianni Munari (Parma). Dua nama terakhir diusir wasit karena terlibat keributan di atas lapangan.

"Kami seharusnya mengakhiri babak pertama dengan lebih baik dan sangat disesalkan kami harus kehilangan dua pemain," ucap Montella kepada Sky Sport Italia.

"Kami harus bejar untuk mengendalikan diri kami dan lebih berpikir jernih ketika menghadapi situasi-situasi tertentu. Bahkan dengan 10 pemain dan di arena yang menyulitkan, tim punya reaksi yang bagus untuk menyamakan kedudukan," tambahnya.

"Saya selalu mengatakan kepada tim untuk mengontrol situasi-situasi semacam ini, tapi mungkin mereka yang datang dari liga lain sulit menerima tensinya. Tim agak tersinggung dan itu bisa dipahami ketika merasakan beberapa insiden yang merugikan mereka. Kami harus berusaha untuk lebih bisa bekerja sama dan menerima keputusan dengan lebih baik," kata Montella.

"Kami tampil bagus pada babak pertama dan kami bersenang-senang dengan sepakbola kami, bahkan meski kami tak cukup tajam di sepertiga lapangan akhir. Kami berada di bawah tekanan setelah jeda, tapi dengan keuletan berhasil mendapatkan hasil yang saya pikir adil," tuturnya.
readmore...

Satu Timnas, Satu Stok Jersey

thumbnailANTARA/Noveradika
Slogannya berbunyi: One Nation, One Team. Maka kalau Timnas U-19 hanya disediakan satu stok jersey untuk bertanding berkali-kali, apa bukan eksploitasi namanya?

Seperti terkuak beberapa waktu lalu, dalam rangkaian pertandingan ujicoba bertajuk Tur Nusantara, Evan Dimas, dkk. ternyata harus bertanding berkali-kali hanya dibekali satu set jersey. 6 kali bertanding, hanya jersey yang itu-itu saja dipakai.

Tidak heran jika di laga melawan Persijap U-21 (17/2/2014), kompatriot Evan Dimas di lini tengah, Hargianto, harus mengenakan kaus nomor 30. Padahal sejak Piala AFF U-19 tahun lalu ia terbiasa memakai nomor punggung 8. Selidik punya selidik, itu terjadi karena jersey nomor 8 yang biasa dipakainya (tepatnya celana) sudah robek dan tak ada cadangan.

Ini cerita usang sebenarnya. Menjelang persiapan Piala AFF 2010 di era Nurdin Halid, misalnya, timnas sempat berujicoba dengan Pro Titan pada bulan September 2010. Di laga itu, Firman Utina, dkk., mengenakan jersey tanpa nama pemain, tapi terlihat kalau nama-nama pemain itu dihapus atau dicabuti. Di baju nomor 15 yang dipakai Firman, misalnya, samar-samar masih terbaca nama Egi. Siapa Egi? Egi Melgiansyah? Atau Emang Gue pIkirin?

Dalam ajang kualifikasi Piala AFF U-22 di Riau, kejadian yang sama terulang. Seragam latihan Andik, Agung Supriyanto, dkk., juga hasil "repro" jersey timnas pendahulunya.

Kiper Aji Saka mengenakan kostum tanpa nama yang samar-samar masih memunculkan nama Ferry Rotinsulu. Andik mengenakan seragam latihan tanpa nama yang samar-samar masih menerakan nama Alfiansyah. Sementara Fastabiqulkhoirot mengenakan seragam latihan tanpa nama yang masih memunculkan samar-samar nama Fauzan.

Mungkin kita masih sedikit maklum karena ujicoba Firman dkk., jelang Piala AFF 2010 itu hanya bertanding melawan klub yang kastanya sangat jauh di bawah dan tak disiarkan langsung televisi.

Tapi kali ini menimpa timnas U-19, tim yang kini menjadi pangeran-nya sepakbola Indonesia, tim kebanggan bangsa yang sukses memberikan trofi AFF U-19 dan tim pujaan yang sanggup mengalahkan Korea Selatan dengan performa ciamik.

Dan semua laga juga disiarkan langsung oleh televisi. Dengan hak siar yang jelas tak murah. Miliaran? Idealnya begitu. Wong ini tim kebanggan bangsa, tim pujaan negeri, dan tim kusuma bangsa. Lalu, bagaimana bisa stok jersey hanya satu?

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin dalam pernyataannya menyalahkan pihak sponsor. Simaklah argumen Ketua PSSI ini: "Ya memang problem jersey itu ada di sponsor sendiri. Tapi kami sedang mendesak mereka untuk melengkapi itu. Mereka memang kewalahan. Tapi kami sudah mencoba agar secepatnya jersey itu ditambah dan dilengkapi."

Siapa yang dimaksud "sponsor" dalam pernyataan itu? Logikanya sih apparel yang bekerja sama dengan PSSI dan Badan Tim Nasional (BTN) untuk menyuplai kebutuhan kostum timnas yaitu Nike. 

Kita tahu, Nike bukan perusahaan penyedia apparel olahraga kelas abal-abal. Agak sulit ditangkap nalar sih, setelah anak asuh Indra Sjafrie bertanding sebanyak 6 kali, perusahaan sekelas Nike masih belum sanggup juga menyediakan jersey tambahan?

Mengingat timnas adalah marwah sepakbola sebuah negeri, mahkota persepakbolaan bangsa, apalagi ini timnas penuh harapan yang dicintai semua pecinta sepakbola, perkara jersey ini -- jika benar ini kesalahan sponsor seperti dikatakan Djohar-- mestinya kasus ini jadi aib bagi perusahaan tersebut. 

Bukankah toko Nike ada di mana-mana? Misalnya, kenapa tidak memborongjersey timnas kosongan (tanpa nomor dan tanpa nama) dan lantas -- dalam istilah yang lazim di dunia konveksi-- nge-press nomor dan nama di tempatprinting yang sudah tersebar di mana-mana?

Kolega saya yang tahu soal detail percetakan begini mengatakan ini bukan hal yang sulit dilakukan. Setidaknya: sekadar untuk mengatasi kondisi darurat "miskin jersey" sambil menunggu jersey standar kelar dibuat.

Bertanding 2 hari sekali, bahkan saat abu vulkanik Kelud mengguyur Semarang pun pasukan "Garuda Muda" tetap berlaga melawan PSIS Semarang (14/2), membuat beberapa kalangan menyebut timnas U-19 diperlakukan sebagai "sirkus". Tapi kita percaya Indra Sjafri sudah tahu apa yang dia rencanakan. Tak ada keraguan untuk perkara satu ini.

Tapi urusan jersey ini bukan porsi tim pelatih dan pemain. Ini porsi federasi yang mengurusi sebuah tim nasional.

Jersey mungkin urusan sepele. Bisa saja dikatakan ini perkara remeh temeh. Tapi Evan Dimas dkk. 'kan bukan tim remeh temeh. Tim ini bukan tim tarkam. Semua mimpi dan harapan kita sedang dipasrahkan ke pundak mereka. Sungguh kebangetan kalau para pembela tim negara cuma disediakan satu kaus plus satu celana.
readmore...

Melawan Chelsea, Drogba Disebut Senang Campur Nervous

Getty Images/Burak Akbulut/Anadolu Agency
London - Untuk pertama kalinya Didier Drogba akan bertemu Chelsea, bukan sebagai kawan namun lawan. Tak ayal laga ini bakal bikin perasaan Drogba campur aduk antara senang dan juga gugup.

Begitulah yang dikatakan oleh Frank Lampard, yang juga adalah teman dekat Drogba semasa delapan musim memperkuat Chelsea, jelang pertemuan dengan Galatasaray di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2) dinihari WIB besok.

Setelah memberikan berbagai macam trofi dengan gelar Liga Champions sebagai penutup karier Drogba di Stamford Bridge, penyerang Pantai Gading itu memutuskan untuk pergi mencari petualangan baru.

Sempat memperkuat Shanghai Shenhua selama enam bulan, Drogba kemudian selama setahun terakhir merumput di Liga Super Turki bersama Galasataray.

Takdir pula yang mempertemukan kembali Drogba dengan Chelsea dan kali ini pemain 35 tahun itu mau tak mau harus bisa menyingkirkan eks klubnya tersebut dan membawa Galatasaray melaju ke perempatfinal.

"Saya mengirim pesan untuknya usai pengundian karena kami masih tetap berhubungan," ujar Lampard kepada Chelsea TV seperti dikutip Sky Sports.

"Dia senang sekaligus nervous karena dia bilang bahwa sangat sulit untuknya datang ke Stamford Brdige. Dia masih merasa ini adalah rumahnya dan cintanya," sambungnya.

"Saya bilang padanya ketika dia kembali ke sini dan mendapat sambutan dari fans di dua laga nanti, maka dia akan menyukainya. Saya yakin dia akan sangat menyukainya. Undian seperti ini memang banyak terjadi kemungkinan. Luar biasa memang hal seperti ini sering terjadi di sepakbola."
readmore...

Senin, 24 Februari 2014

Persib Bandung

Laga PERSIB-Persija Diusulkan Digelar Sebelum Kampanye Pemilu 2014

Senin, 24-02-2014 17:00
Kapolrestabes Bandung Kombespol Mashudi melakukan salam komando bersama Manajer PERSIB Umuh Muchtar dan perwakilan Bobotoh © persib.co.id/Arif Rahman


Manajer PERSIB, Umuh Muchtar serta perwakilan Bobotoh dari Viking dan Bomber menggelar silaturahmi dengan Polrestabes Bandung di Bober Cafe, Senin (24/2). Dalam pertemuan tersebut, laga Maung Bandung kontra Persija Jakarta diusulkan digelar sebelum Pemilu Legislatif 2014, April mendatang.
Kapolrestabes Bandung Komisaris Besar Polisi Mashudi mengatakan, dalam waktu dekat pihak keamanan menyambut Pemilu Legislatif.
"Kampanye akan dimulai pada 16 Maret. Sedangkan kegiatan 14 Maret adalah pawai semua partai. Jadi harapan kami bisa main sebelum itu," ungkap Mashudi.
Seperti diketahui, PT Liga Indonesia memberi waktu kepada PERSIB untuk menentukan digelarnya laga menyatakan lanjutan Indonesia Super League (ISL) 2014 tersebut pada 7 Maret nanti.
Mashudi juga berharap Bobotoh agar dapat menjaga nama baik dan kondusifitas Kota Bandung jika pertandingan nanti digelar di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.
Ia mengatakan, pihaknya akan membantu keamanan di wilayahnya, di mana Bandung sendiri merupakan basis terbesar dari Bobotoh.
"Kamis sebagai aparat berharap juga stabilitas keamanan Kota Bandung dan jangan menimbulkan dampak negatif. Saya yakin PERSIB juara," ujarnya.
Sementara itu, hasil dari pertemuan tersebut menurut Mashudi akan menjadi bahan rujukan dirinya kepada  Kapolda Jabar.
"Hal ini akan kami sampaikan ke bapak Kapolda dan dalam kesempatan ini akan kami sampaikan keluhan masukan dari Viking dan Bobotoh tentang kegiatan ke depan," jelasnya. ***
readmore...
 
animasi  bergerak gif
My Widget